Kamis, 04 Agustus 2011

,,,,,

dadaku terasa sesak akan derita
tubuhku seperti menopang kepedihan yang teramat sangat
tulang-tulang rasa tegarku seolah remuk oleh keadaan
keadaan yang memaksaku
untuk menangis......menangis.....dan menangis
seperti membutakan mataku untuk menahan tangisan ini lagi
seperti membuat mulutku terdiam membisu
hingga tak kuasa berkata apa-apa
aku dan kepedihan ini terangkai dalam cerita
cerita miris yang menghancurkan keleluasaan hidupku
tapi,,, aku selalu berharap 
ada jalan lurus setelah jalan berliku
dan ada kebahagiaan setelah kesusahan.... 
dalam balutan senja aku menitikan air mata,,, tak sanggup diriku ini meratapi kisahku,,, aku seperti hidup sendiri tanpa teman dan tanpa siapa-siapa. seperti tak ada yang memihakku. begitulah yang ku rasakan selama bertahun-tahun aku hidup di dunia ini. kadang ada yang mencela apapun yang ku lakukan, menghina dan memalingkan wajah tatkala melihatku. seperti menjajaki dunia asing bagiku,,,,, hanya tulisan yang mewakili semuanya karena tidak ada yang mendengarku...
tapi,,,,, aku tak mau menyerah dan membenci siapapun karena ini. hingga akhirnya suatu hari aku jadi bahan perbincangan, namaku di sebut di mana-mana hanya karena sebuah cerita singkat yang ku tulis di selembar kertas yang mewakili keadaanku. dan akhirnya aku terbangun dari sekian banyak mimpi-mimpi buruk itu dan muncul bak seperti manusia baru yang ingin di jadikan teman oleh orang lain.